Ada Kutipan_kutipan yg kan terilis,
setitik rasa nan terjaga dipelataran jiwa,
tetap ada satu nama dan satu wajahmu,
yg terukir indah dalam jalur labirin_labirin yg sesaat sesatkan,
sesaatkan arah hatiQ yg mencinta,
padamu..!
Dan smua haruz terelakan atas rebahan satu dari dua sisi kutipan hati..
Tuk tempati lukismu,
biar dirimu kian terjaga..
Ada lembaran_lembaran panjang yang kan terucapi,
pada bilik_bilik lisan nan bertitah,
jauh didalam guratan selimut do'a ketulusan,
yg titih sifat dan yg titih perangaianmu,
nan tersingkap dibalik_balik sutra_sutra hijab suci yg pesonakanQ,
takkala dirimu tlah layangkan bagian teranggun,
padaQ..!
Hingga sampainya Q membuta dalam sajadah asaQ,
yg tertitip rangkai kata_kata cinta yg serba untukmu,
kan tetap slalu tercita dalam raga,
biar dirimu pun kian terjaga.
Apakah dirinya?
Sebentuk bidadari surga nyata yg tlah menjarah seungguk tulang rusukQ?
Yg slama ini jiwaQ tak pernah smbuh dari penyakit cinta?
yg slama ini mnghilang dalam timbunan puing_puing kerinduan mendahaga?
Dan kini Q cinta..
Apakah dirinya?
Sebentuk hati yg bisa berikan embun_embun kesetiaan?
Yg slama ini tlah Q rantaui disemak_semak keluh kesah batinQ?
Tuk Q sedikit dapati kesejukanmu,
takkala tetes demi tetes senyummu embunkan jiwaQ dipucuk_pucuk dedaunan asmara..
Ada ijtihat yg kan Q ikat,
cinta ini kan Q kubur dalam naungan gema semediQ..
Hingga dalam kedamaian dilema mencinta..
Q kan tetap menjaga..
Menjaga cinta padamu..
Tetap padamu..
Cinta ini kan kian terjaga..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar