Terlamun dalam bingkai hati sepi...
Dalam penantian tak henti..
Aku terjamah di pucuk.pucuk dedaunan riuh puncak jiwaQ..
Dalam kutipan naskah penantian bidadari cinta..
Tak kunjung jamah takdir-takdir dilema ini...
Terbias di atas riak-riak airmata kesedihan...
Dalam hanyutkanQ tak henti lagi..
Akupun terbwa arus dalam melodi-melodi yg beku..
Lelah cari dan mencari seungguh tulang rusuk yg tercuri...
Tapi takQ dapati di aksa-aksa dunia MAha luasMu..
Hingga rasa hati mati..
Mati terkunci akan keputusasaanQ dlam pengembaraan.
Dimana??
Jawab tanyaQ?
Sang pemilik hati...
Tuntun jalan dan arah rabunQ tuk menuju hatinya..
Meski hrus tergadai kedua helai tulang kakiQ tuk dpatknnya..
Dan meski akhrinya harus aku yg tercacati.
Dimana??
Jawab kerinduan padaQ?
Sang pengilham cinta..
Jangan slalu Kau bolak balikkan hati galau ini..
Karena terlalu lama memikirkannya,..
Karena terlalu banyak cucurkan airmata..
Meskipun harusQ gila..!
Tolong buat aku menggila mencintaMu teruntuk dirinya..
Demi Cinta padaMu..
Relakan aku terhina dijalan CintaMu..
Relakan aku terhina merindu cintanya..
Karena cintanya cintaQ..
CintaMu..tuk Q cinta..
CintaQ untuk Mu cipta..
Ciptakan padaQ cinta itu untukku hadiahkan pada yg Q cinta...
Yaitu pada dirinya.....
Cinta-Mu untuk dirinya..........
syukroni dzunnurain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar